Home - Rilis Berita - FAKULTAS PETERNAKAN RINTIS PETERNAKAN KAMBING RAMAH LINGKUNGAN DI KOTA KENDARI
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat
FAKULTAS PETERNAKAN RINTIS PETERNAKAN KAMBING RAMAH LINGKUNGAN DI KOTA KENDARI
Administrator | Selasa, 11.09.2018 17:08 WIB | Dibaca: 702 kali
Kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan oleh Tim PKM dari Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo kepada peternak kambing yang ada di kota Kendari
Kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan oleh Tim PKM dari Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo kepada peternak kambing yang ada di kota Kendari

 


 


             Peternakan kambing merupakan salah satu usaha yang banyak digemari masyarakat, termasuk di Kota Kendari. Masalah umum yang dihadapi adalah timbulya polusi bau akibat limbah peternakan kambing serta terbatasnya pakan akibat lahan hijauan yang bersaing dengan lahan pemukiman penduduk. Membantu mengatasi masalah tersebut, tim pelaksa Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM)Fakultas Peternakan mencoba mengenalkan teknologi pengolahan limbah dan pembuatan pakan komplit dengan memanfaatkan limbah sayur yang banyak terdapat di pasar tradisional Kota Kendari.


            Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh dosen Fakultas Peternakan untuk mendesiminasikan ilmu dan teknologi aplikatif di bidang peternakan guna membantu memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Kegiatan IbM kali ini menargetkan peternak kambing yang berada di daerah pemukiman padat penduduk di Kecamatan Kambu dan Wua-Wua.


            Ketua tim IbM, Hamdan Has, S.Pt., M.Si. menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, IbM ini mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak kambing dalam mengolah feses dan sisa pakan kambing menjadi pupuk organik (kompos). Jika dibiarkan, feses dan sisa pakan akan menimbulkan polusi bau dan berpotensi menjadi media tumbuh mikroorganisme patogen. Melalui teknologi pembuatan pupuk kompos, peternakan kambing dapat diarahkan menjadi peternakan bebas bau dan lebih ramah lingkungan.


Selain itu, program IbM juga mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengolahan limbah sayur menjadi pakan komplit bagi ternak kambing. Melalui teknologi ini, keterbatasan pakan hijauan bagi ternak kambing diharapkan dapat diatasi. Menurut Hamdan Has, saat ini di pasar-pasar tradisonal Kota Kendari banyak terdapat limbah sayur yang memiliki potensi sebagai pakan ternak kambing. Limbah sayur tersebut memiliki nilai nutrisi yang cukup baik. Melalui teknologi pembuatan pakan komplit, limbah sayur dapat dimanfaatkan sebagai pakan bagi ternak kambing.